• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Thumbnail Recent Post

Recent Comments

Posted by buying media services - - 0 komentar

Esteban Cambiasso/ dok.SOCCER
Esteban Cambiasso/ dok.SOCCER
Tiket menuju babak 16 besar dari Grup A akhirnya terjual habis. Pemesannya adalah Tottenham Hotspur dan Inter Milan yang mampu merebut kemenangan penting di matchday 5. Inter unggul tipis 1-0 atas FC Twente, sementara The Spurs menang telak 3-0 atas Werder Bremen.
Hasil ini membuat Inter dan Tottenham semakin kokoh di posisi dua teratas dengans ama-sama mengoleksi nilai 10 dari lima laga. Meski begitu, Tottenham masih lebih unggul dalam hal head to head atas I Nerazzurri.
Sebagai juara bertahan, Inter memang memiliki beban berat saat menyambut Twente di Stadion Giuseppe Meazza. Bukan cuma karena statusnya, melainkan rekor buruk Inter di beberapa laga terakhir. Dari empat partai terkini, skuad asuhan Rafael Benitez itu harus merasakan tiga kekalahan.
Tak heran jika laga melawan Twente menajdi penentu nasib Benitez di kursi kepelatihan Inter. Andai kalah, hampir dipastikan kesabaran Presiden Massimo Moratti akan habis. Benkitez bisa langsung dipaksa angkat koper sesuai laga.
Beban berat itu terlihat dari penampilan Inter di awal-awal laga. Status sebagai tuan rumah tidak membuat Inter lantas mampu menguasai permainan atas tamunya. Justru Twente yang mampu menerapkan permainan efektif dan beberapa kali mampu merepotkan lini belakang Inter.
Bahkan, Inter bisa saja kebobolan andai Lucas Castelazzi tidak cukup sigap menahan peluang-peluang berbahaya Twente yang berawal dari serangan balik cepat. Termasuk saat menepis sontekkan Brian Ruiz dari jarak dekat pada menit ke-12.
Hampir sepanjang laga Twente memang lebih mengandalkan serangan balik cepat mengingat barisan belakang Inter dihuni pemain-pemain berusia lanjut. Bahkan, di laga ini Inter tercatat memiliki skuad rata-rata berusia cukup tua, yakni 31 tahun dan 141 hari. Rekor tertua ketiga sepanjang sejarah bergulirnya Liga Champions.
Setelah hanya mampu berbagi skor kacamata pada babak pertama, perlahan Inter mulai mengambil alih dominasi permainan memasuki paruh kedua. Hasilnya cukup efektif. Gol yang dinanti akhirnya tercipta 10 menit memasuki babak kedua.
Berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan Wesley Sneijder, bola sempat membentur pagar betis pemain Twente. Namun bola yang memantul justru jatuh di kaki Esteban cambiasso yang tanpa membuang waktu langsung melepas tenangan first-time tanpa mampu dijangkau kiper Nikolau Mihaylov.
Inter hampir saja menggandakan keunggulan melalui aksi gemilang kapten tim, Javier Zanetti. Menggiring bola melewati tiga pemain Twente, Zanetti langsung melepas sepakkan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Sayang tendangannya masih melebar tipis di sisi gawang Mihaylov.
Meski peluang emas itu harus gagal, namun Inter mampu tetap tersenyum di akhir laga. Pasalnya keunggulan 1-0 mampu mereka pertahankan hingga wasit meniupkan peluit akhir laga. Kepastian lolos ke babak 16 besar pun berhak digenggamnya.
Tottenham Masih Bertahan di Puncak
Tottenham Hotspur/ dok.SOCCER
Kini Inter tinggal memperebutkan posisi sebagai juara grup dengan Tottenham. The Spurs sedikit di atas angin karena memiliki keunggulan head to head. Terlebih, di matchday  5 skuad asuhan Harry Redknapp ini juga mampu berpesta tiga gol ke gawang Bremen.
Keperkasaan Tottenham sudah terlihat saat Younes Kaboul mampu membuka keunggulan saat laga baru berjalan 6 menit. Gol itu mampu digandakan oleh Luka Modric tepat di ujung babak pertama.
Memasuki babak kedua, Tottenham tetap tak mengendurkan serangan. Mereka sempat memperoleh hadiah penalti pada menit ke-54 saat Prodl menjatuhkan Modric di dalam kotak terlarang. Sayang eksekusi penalti Gareth Bale mampu diselamatkan kiper Tim Wiese.
Agaknya laga ini bukan milik Bale selaiknya dua partai sebelumnya. Gol pamungkas The Spurs sendiri dicetak Peter Crouch yang memanfaatkan umpan matang Aaron lennon di muka gawang Wiese. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai.
Dengan sama-sama mengoleksi 10 poin, partai penentuan juara grup akan terjadi pada matchday  pamungkas saat Tottenham bertandang ke markas Twente, dan Inter menyambangi kandang Bremen, (7/12) mendatang.

Leave a Reply